Portfolio Saham Saya (2021)

Halo, saya ETS, pemilik dari blog Stoxets.com ini. Selamat Tahun Baru 2022! Di post yang ke-100* blog dan di pengunjung tahun 2021 ini saya ingin membahas update portfolio saham saya selama tahun 2021.

Terakhir di post update portfolio saham saya yang terakhir, di bulan Oktober 2021 lalu, saya bilang kalau total portfolio saham saya naik 47%, atau 23.5% per tahun sejak awal saya menjadi seorang value investor di tahun 2020. Dan saya juga bilang kalau saat itu saya:

  1. Sudah mengalahkan inflasi sebesar 1,300% lebih, karena inflasi Indonesia saat itu sebesar 1.6%.
  2. Sudah mengalahkan IHSG sebesar 221%, karena performa IHSG dari bulan Januari ke Oktober 2021 “hanya” naik sebesar 7.31%.

Berarti per saat itu saya sudah achieved alpha (mengalahkan indeks).

Nah, bagaimana dengan sekarang? Kalau dihitung selama satu tahun full apakah saya masih berhasil achieved alpha?

Sebelum kita membahas itu, saya mau bilang kalau tidak ada perubahan di dalam portfolio saham saya dari sebelumnya. Saya tetap hanya memiliki tiga emiten dalam portfolio saya, yaitu: ITMG (Indo Tambangraya Megah), PJAA (Pembangunan Jaya Ancol), dan RALS (Ramayana Lestari Sentosa) – juga tidak ada perubahan persentase kepemilikan di masing-masing emiten. Selain itu:

1) Saya hanya berbagi informasi yang saya dapatkan berdasarkan riset saya sendiri. Bila kalian belum pernah baca disclaimer blog ini, silahkan klik di sini.

2) Lalu, sebelum kita lanjut, saya menulis angka menggunakan sistem US/UK, bukan Belanda/Indonesia. Contoh: 1 juta saya tulis 1,000,000; bukan 1.000.000. Untuk desimal saya tulis 1.5; bukan 1,5. Dan untuk kode mata uang, saya akan menulis kode standar internasional seperti USD / IDR.

Sekarang, mari kita lihat performa portfolio saham saya selama tahun 2021!

Portfolio Saham Saya (2021)

Sama dengan di post sebelumnya, saya urutkan portfolio saham saya ini berdasarkan besar persentase kepemilikan saya di masing-masing saham.

Lalu, di gambar di bawah ini tidak urut seperti demikian karena memang aplikasi broker yang saya pakai (SimInvest, aplikasi broker Sinarmas Sekuritas) mengurutkannya berdasarkan abjad.

Nah, berikut update performa portfolio saham saya. Kalian bisa klik di masing-masing kode emiten untuk membaca analisa-analisa terakhir dari masing-masing perusahaan yang sudah saya tulis, ya.

Gambar portfolio saham saya sepanjang tahun 2021. Total portfolio saya naik 31.6%. Atau 15.8% dari sejak saya mulai menjadi seorang value investor di tahun 2020.
Gambar 1. Portfolio saham ETS (2021)

ITMG

Nama: PT Indo Tambangraya Megah Tbk.

Pertama beli: 26 Mei 2020

Harga beli rata-rata: IDR 11,354

Harga saat post ini ditulis: IDR 20,400

Kinerja: naik 79.67% (90.40% kalau dengan dividen)

Catatan: Sempat menjadi two bagger (naik 2x lipat) tapi turun 17% dari bulan Oktober 2021 saat saham ini naik 2x lipat lebih. Tapi tetap alhamdulillah.

ITMG tetap merupakan bagian terbesar dari portfolio saya, di 41%.

PJAA

Nama: PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

Pertama beli: 9 Juni 2020

Harga beli rata-rata: IDR 547

Harga saat post ini ditulis: IDR 560

Kinerja: naik 2.25% (tahun ini PJAA tidak membagikan dividen)

Catatan: Alhamdullah, naik 0.9% dari bulan Oktober 2021. Saya yakin saham PJAA ini akan menjadi multi bagger (naik berkali-kali lipat). Kapan? Entah. 31% portfolio saya ada di saham ini.

RALS

Nama: PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk.

Pertama beli: 5 Mei 2020

Harga beli rata-rata: IDR 688

Harga saat post ini ditulis: IDR 655

Kinerja: turun 4.8% (tahun ini RALS tidak membagikan dividen)

Catatan: Setelah naik 6.83%, saham ini turun 12.21% dari terakhir saya update di bulan Oktober 2021. Tapi saya tetap yakin saham RALS ini akan menjadi multi bagger juga. 28% portfolio saya ada di saham ini.

Penutup Portfolio Saham Saya (2021)

Nah, dengan demikian total kenaikan portfolio saya, selama full satu tahun di 2021 ini, menjadi 31.60%. Kalau saya bagi 2, saya hitung dari awal saya menjadi value investor di tahun 2020 lalu, berarti rata-rata performa investasi saya bisa naik 15.8% per tahunnya.

“Yaah, turun dari bulan Oktober 2021 lalu. Tapi, masih bagus, kah itu??”

Namanya juga saham, pasti harganya naik turun. Tapi, mari kita lihat apakah performa portfolio saham saya tetap bagus:

1) Inflasi Indonesia dari bulan Januari 2021 ke November 2021 sebesar 1.3%. Saya sudah mengalahkan inflasi sebesar 2,330% sepanjang tahun 2021!

2) Performa IHSG dari bulan Januari 2021 ke Oktober 2021 naik 10.08% (per ditulisnya post ini, IHSG ada di IDR 6,581). Jadi saya tetap bisa mengalahkan IHSG sebesar 213% dalam kurun waktu tersebut!

Dengan demikian, berarti selama tahun 2021 ini saya tetap bisa achieved alpha (mengalahkan indeks)! Alhamdulillah, saya tetap bersyukur!

Oke, mungkin ini dulu yang bisa sayatulis mengenai update portfolio saham saya untuk tahun 2021 ini. Sekali lagi, Selamat Tahun Baru 2022! Bismillah, semoga portfolio kita semua naik terus di tahun 2022 ini. Inshallah. Aamiiin.

*Alhamdulillah saya bisa menulis 100 posts untuk blog Stoxets.com ini! Buat kalian yang sering mengikuti blog saya, saya berterima kasih! Terus terang (kalau boleh curhat…hehehe), saya belum menghasilkan uang yang cukup untuk menjalankan blog ini (sejauh ini hanya 5% dari total biaya yang sudah saya keluarkan untuk blog ini selama 2 tahun terakhir!). Jadi kalau blog saya membantu dalam perjalanan investasi kalian, sekedar info kalau iklan yang kalian lihat di blog ini akan membantu saya dalam terus menjalankan blog ini. Bila ada yang kalian klik, saya berterima-kasih sebelumnya. Inshallah, saya akan terus menulis untuk blog Stoxets.com ini. Aamiiin.

Jangan lupa lakukan riset kalian sendiri sebelum berinvestasi, ya!

Salam investasi,

ETS

Stoxets.com

Disclaimer/Peringatan:

Kami bukan perencana keuangan, pialang saham, maupun penasihat investasi. Stoxets.com murni berfungsi sebagai blog untuk berbagi pengalaman dan pendapat kami dalam berinvestasi di berbagai jenis aset (terutama pasar saham), tidak menyarankan siapapun untuk membeli/menjual suatu jenis aset maupun saham tertentu, dan tidak akan bertanggung jawab atas siapapun yang mengalami kerugian, maupun keuntungan, uang dalam berinvestasi dimanapun setelah membaca blog ini. Investasi apapun beresiko. Lakukan riset kalian sendiri. Uang kalian, tanggung jawab kalian.

Support This Blog

Kalau kalian ingin mendukung / support blog saya, kalian bisa klik iklan-iklan yang ada di blog saya ini…

atau kalian juga bisa membeli buku-buku rekomendasi saya di bawah ini melalui tautan / link afiliasi yang saya berikan. Semua buku yang saya rekomendasikan akan saya review terlebih dahulu, kalau tidak bagus tidak akan saya rekomendasikan untuk dibeli (meski tetap akan saya review). Program afiliasi ini tidak menjadikan harga buku lebih mahal, saya hanya mendapatkan komisi dari si penjualnya saja:

Buku untuk investor saham pemula

Who Wants to be a Smiling Investor – Lukas Setia Atmaja & Thomdean: Gramedia / Tokopedia

Value Investing: Beat the Market in Five Minutes – Teguh Hidayat: Gramedia / Tokopedia

Cara Mudah Memahami Laporan Keuangan – Joeliardi Sunendar: Tokopedia

Learn to Earn – Peter Lynch & John Rothchild: Tokopedia

Buku untuk investor saham yang lebih berpengalaman

Warren Buffett and the Interpretation of Financial Statements – Mary Buffett & David Clark: Tokopedia

One Up on Wall Street – Peter Lynch & John Rothchild: Tokopedia

Beating the Street – Peter Lynch & John Rothchild: Tokopedia

Cara Simpel Berinvestasi di Pasar Modal vol. I – Joeliardi Sunendar: Tokopedia

Cara Simpel Berinvestasi di Pasar Modal vol. II – Joeliardi Sunendar: Tokopedia

Buku untuk investor saham tingkat jendral bintang lima & pendekar silat sabuk merah

The Intelligent Investor – Benjamin Graham: Gramedia / Tokopedia

Dan masih banyak lagi!

Tolong bagikan artikel ini:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

error

Enjoying this blog? Tolong bagikan, ya! :)